Pramono Menanggapi Rencana Buruh Demo di Istana. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons rencana demonstrasi besar-besaran buruh di depan Istana Negara pada 8 Januari 2026. Aksi ini dipicu penolakan terhadap penetapan UMP DKI 2026 sebesar Rp5.729.876, yang dianggap terlalu rendah oleh serikat pekerja. Pramono menegaskan bahwa UMP tersebut sudah hasil kesepakatan tripartit antara buruh, pengusaha, dan pemerintah, serta tetap tertinggi di Indonesia. Ia menghormati hak aspirasi buruh tapi meminta aksi berlangsung damai dan kondusif. Respons ini disampaikan di tengah persiapan massa buruh dari KSPI dan Partai Buruh yang berencana konvoi ribuan orang ke Istana. BERITA BASKET
Proses Penetapan UMP dan Alasan Pramono: Pramono Menanggapi Rencana Buruh Demo di Istana
Pramono menjelaskan bahwa penetapan UMP 2026 dilakukan secara transparan melalui Dewan Pengupahan Provinsi, mengikuti formula dalam PP 49/2025 tentang inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks alfa 0,75. Kenaikan 6,17 persen ini dianggap seimbang untuk meningkatkan daya beli pekerja tanpa membebani pengusaha, terutama UMKM. Ia menekankan bahwa UMP Jakarta tetap nomor satu nasional, jauh di atas provinsi lain.
Menurut Pramono, proses sudah melibatkan perwakilan buruh, meski ada perbedaan pendapat. Ia tidak berniat merevisi angka tersebut karena sudah menjadi keputusan resmi. Pengamanan demo diserahkan sepenuhnya kepada polisi, yang dianggapnya sudah biasa menangani aksi serupa. Pramono juga mengimbau buruh menjaga kondusivitas Jakarta agar aspirasi tersampaikan tanpa gangguan.
Tuntutan Buruh dan Rencana Aksi di Istana: Pramono Menanggapi Rencana Buruh Demo di Istana
Buruh dari KSPI dan Partai Buruh menolak UMP baru karena tidak mencapai 100 persen kebutuhan hidup layak (KHL), yang mereka hitung sekitar Rp5,89 juta. Mereka merasa suara buruh tidak benar-benar diakomodasi dalam rapat dewan pengupahan. Rencana demo di Istana pada 8 Januari melibatkan ribuan massa, termasuk konvoi motor dari Jawa Barat, untuk tekan pemerintah pusat dan daerah merevisi formula upah.
Aksi ini lanjutan dari demo sebelumnya di Balai Kota dan Patung Kuda. Buruh berharap Pramono dan presiden campur tangan agar kenaikan lebih signifikan, mengingat biaya hidup di Jakarta yang terus naik. Mereka menjanjikan aksi damai tapi tegas, dengan fokus orasi dan penyampaian petisi langsung.
Dampak dan Harapan Dialog
Respons Pramono yang tegas tapi terbuka ini menunjukkan keseimbangan antara penegakan keputusan dan penghormatan demokrasi. Jika demo berlangsung besar, kemacetan di pusat kota tak terhindarkan, tapi Pramono yakin polisi bisa jaga keamanan. Di sisi lain, penolakan buruh bisa picu aksi lanjutan jika tidak ada ruang dialog baru.
Harapannya, isu ini jadi momentum evaluasi formula upah nasional agar lebih adil. Pramono sudah janji pelayanan terbaik bagi demonstran, termasuk fasilitas dasar selama aksi.
Kesimpulan
Tanggapan Pramono Anung terhadap rencana demo buruh di Istana mencerminkan sikap tegas mempertahankan UMP 2026 sebagai hasil kesepakatan, sekaligus hormati hak aspirasi. Di tengah tuntutan revisi yang kuat dari buruh, dialog tetap jadi kunci hindari eskalasi. Aksi 8 Januari ini jadi ujian kondusivitas Jakarta dan kepekaan pemerintah terhadap suara pekerja. Semoga aspirasi buruh terserap tanpa gangguan, dan UMP ke depan lebih mencerminkan realitas hidup di ibu kota. Demokrasi yang damai tetap jadi prioritas semua pihak.