Rusia Lanjut Serang Infrastruktur Ukraina

Rusia Lanjut Serang Infrastruktur Ukraina

Rusia Lanjut Serang Infrastruktur Ukraina. Rusia kembali melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap infrastruktur energi dan sipil Ukraina pada malam 6–7 Februari 2026. Serangan ini melibatkan puluhan rudal jelajah Kh-101/Kh-555, rudal balistik Kinzhal, serta drone Shahed-136/131. Target utama mencakup pembangkit listrik, gardu induk, dan fasilitas transmisi di wilayah Kyiv, Kharkiv, Lviv, Odesa, dan Dnipropetrovsk. Akibat serangan tersebut, sekitar 40% kapasitas pembangkit listrik Ukraina terdampak, menyebabkan pemadaman bergilir di hampir seluruh wilayah negara. Serangan ini terjadi hanya sehari setelah putaran perundingan damai di Abu Dhabi, menunjukkan bahwa proses diplomatik belum mampu menghentikan eskalasi militer. INFO CASINO

Serangan Malam dan Dampak Langsung: Rusia Lanjut Serang Infrastruktur Ukraina

Serangan dimulai sekitar pukul 21.00 waktu Kyiv dengan gelombang pertama drone kamikaze Shahed yang menargetkan wilayah barat dan selatan. Gelombang kedua rudal jelajah dan balistik menyusul sekitar pukul 23.00–02.00. Sistem pertahanan udara Ukraina berhasil menembak jatuh sebagian besar drone (sekitar 45 dari 62 unit) dan beberapa rudal, namun sejumlah rudal lolos dan menghantam target.
Dampak paling parah terjadi di:
Kyiv: gardu induk utama di distrik Darnytskyi dan Holosiivskyi rusak, menyebabkan pemadaman listrik hingga 70% wilayah kota.
Kharkiv: pembangkit listrik CHP-5 terkena serangan langsung, kapasitas produksi turun 60%.
Lviv: gardu induk Stryi dan Podolsk rusak, pemadaman mencapai 50% wilayah oblast.
Odesa dan Dnipropetrovsk: fasilitas transmisi dan beberapa pembangkit kecil terdampak, menyebabkan blackout bergilir 8–12 jam.
Total korban jiwa dari serangan malam ini dilaporkan 4 orang (3 sipil dan 1 petugas pemadam kebakaran), dengan lebih dari 20 orang luka-luka. Kerusakan infrastruktur energi diperkirakan memerlukan perbaikan berminggu-minggu hingga bulan, terutama karena komponen transformator dan turbin sulit didapat akibat sanksi.

Respons Ukraina dan Situasi Listrik: Rusia Lanjut Serang Infrastruktur Ukraina

Ukrenergo langsung menerapkan pemadaman bergilir nasional mulai pukul 02.00 7 Februari. Wilayah Kyiv, Kharkiv, dan Lviv mendapat jadwal paling ketat: listrik hanya menyala 4–6 jam per hari. Perusahaan energi nasional meminta warga menghemat listrik dan menghindari penggunaan alat berdaya tinggi.
Presiden Volodymyr Zelenskyy dalam pernyataan video pagi 7 Februari menyebut serangan ini sebagai “teror energi” dan menyerukan bantuan internasional untuk perbaikan infrastruktur serta sistem pertahanan udara tambahan. Kementerian Energi Ukraina melaporkan bahwa kapasitas pembangkit yang tersedia saat ini hanya sekitar 55–60% dari kebutuhan normal musim dingin.

Konteks Perundingan dan Reaksi Internasional

Serangan ini terjadi hanya sehari setelah putaran perundingan damai di Abu Dhabi yang menghasilkan kesepakatan pertukaran tawanan. Rusia melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova menyebut serangan ini sebagai “respons terhadap agresi Ukraina di wilayah perbatasan”. Sementara itu, Uni Eropa dan NATO mengecam serangan terhadap infrastruktur sipil sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional. Sekjen NATO Jens Stoltenberg menyatakan bahwa aliansi akan terus memperkuat pertahanan udara Ukraina.

 

Kesimpulan

Serangan Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina pada malam 6–7 Februari 2026 kembali memperburuk krisis listrik di negara tersebut. Dengan kapasitas pembangkit turun drastis dan pemadaman bergilir nasional diberlakukan, jutaan warga menghadapi musim dingin yang semakin sulit. Kemenangan kecil di meja perundingan Abu Dhabi belum mampu menghentikan eskalasi militer di lapangan. Dunia kembali menyaksikan bahwa konflik ini masih jauh dari titik akhir. Semoga tekanan diplomatik dan bantuan internasional dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan membuka jalan bagi gencatan senjata yang lebih substantif. Untuk saat ini, prioritas utama tetap menyelamatkan nyawa sipil dan menjaga pasokan dasar di tengah musim dingin yang keras.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *