Cuaca Ekstrem Prediksi Guyur Aceh hingga Papua

Cuaca Ekstrem Prediksi Guyur Aceh hingga Papua

Cuaca Ekstrem Prediksi Guyur Aceh hingga Papua. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk sebagian besar wilayah Indonesia pada 19 Februari 2026. Hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi melanda wilayah dari Aceh hingga Papua selama tiga hari ke depan (19–21 Februari). Fenomena ini dipicu oleh kombinasi Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 4–5 yang masih aktif di sekitar Indonesia, bibit siklon tropis di Laut Timor, serta pengaruh La Niña lemah yang meningkatkan labilitas atmosfer. BMKG mengimbau masyarakat di 17 provinsi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang.
Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem: Cuaca Ekstrem Prediksi Guyur Aceh hingga Papua BERITA TERBARU

BMKG merinci wilayah dengan status siaga dan waspada sebagai berikut:

Siaga (hujan sangat lebat >150 mm/hari & angin >45 knot): Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.
Waspada (hujan lebat 50–150 mm/hari & angin kencang 25–45 knot): Riau, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, Papua.
Daerah paling berisiko banjir bandang dan longsor meliputi lereng Gunung Kerinci (Sumbar), dataran tinggi Gayo (Aceh), hulu Sungai Kapuas dan Barito (Kalteng & Kalbar), serta pegunungan di Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan NTT. Di wilayah pesisir, angin kencang berpotensi menciptakan gelombang tinggi 2,5–4 meter di Selat Sunda, Selat Karimata, Laut Natuna Utara, dan perairan selatan Jawa hingga NTT. Nelayan dan operator kapal kecil diminta menunda aktivitas di perairan tersebut.

Dampak yang Sudah Terjadi dan Imbauan: Cuaca Ekstrem Prediksi Guyur Aceh hingga Papua

Hingga pagi 19 Februari, hujan lebat sejak 17 Februari telah menyebabkan banjir di 11 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Barat, dan Lampung, serta longsor di 7 titik di Jawa Barat dan Jawa Tengah. BPBD melaporkan lebih dari 3.200 rumah terendam dan 22 akses jalan terputus sementara. BMKG mengimbau masyarakat:
Hindari aktivitas di tepi sungai dan lereng curam saat hujan lebat berlangsung.
Siapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, makanan, air minum, dan obat-obatan.
Pantau informasi resmi melalui aplikasi Info BMKG, situs bmkg.go.id, atau akun @infoBMKG di media sosial.
Laporkan kejadian bencana ke nomor darurat 112 atau BPBD setempat.
Pemerintah daerah diminta mempercepat pembersihan saluran drainase, sungai, dan posko siaga hingga 21 Februari.

Kesimpulan

Peringatan BMKG tentang hujan lebat dan angin kencang di 17 provinsi selama 19–21 Februari 2026 menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Dengan curah hujan yang berpotensi ekstrem di banyak wilayah, risiko banjir, longsor, dan pohon tumbang harus diantisipasi secara serius. Langkah cepat seperti pembersihan drainase, evakuasi preventif, dan pemantauan debit sungai menjadi kunci mengurangi korban jiwa dan kerugian materiil. Di tengah musim hujan yang masih panjang, koordinasi antara BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah perlu diperkuat. Tetap ikuti informasi resmi dan jangan anggap remah peringatan cuaca ekstrem—keselamatan bersama adalah prioritas utama. Semoga cuaca segera membaik dan masyarakat dapat melewati periode ini dengan aman.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *