Parasut Penerjun Nyangkut di Ekor Pesawat

parasut-penerjun-nyangkut-di-ekor-pesawat

Parasut Penerjun Nyangkut di Ekor Pesawat. Insiden mengerikan terjadi di langit Australia saat parasut penerjun payung tersangkut di ekor pesawat Cessna 208 Caravan, meninggalkan momen tegang ribuan meter di atas tanah. Kejadian ini dilaporkan oleh Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) pada Rabu, 10 Desember 2025, dari penerbangan komersial di dekat Tooradin, Victoria, sekitar 50 km selatan Melbourne. Penerjun berusia 30 tahun itu berhasil selamat setelah potong tali parasut cadangan dengan pisau kait dan buka parasut utama, mendarat aman meski kakinya membentur badan pesawat. Pilot pesawat, yang kendalinya terganggu, keluarkan sinyal mayday tapi berhasil daratkan pesawat dengan selamat. ATSB sebut ekor pesawat rusak parah, tapi tak ada korban jiwa. Insiden ini jadi pengingat risiko olahraga ekstrem, dan picu penyelidikan mendalam soal protokol keselamatan penerbangan komersial. BERITA BOLA

Kronologi Kejadian yang Dramatis: Parasut Penerjun Nyangkut di Ekor Pesawat

Penerbangan dimulai pukul 14.00 waktu setempat Selasa, 9 Desember 2025, dengan enam penerjun payung naik Cessna 208 Caravan dari Bandara Moorabbin untuk lompat tandem. Saat ketinggian 3.500 meter, penerjun pertama lompat, tapi parasut cadangannya—berwarna oranye—gagal buka tepat dan malah melilit ekor pesawat. Kamera onboard tangkap momen: penerjun terlempar ke belakang, kakinya membentur badan pesawat, sementara operator kamera di sisi pesawat jatuh bebas karena guncangan. Penerjun itu pegang helmnya beberapa detik, tunjukkan syok, sebelum ambil pisau kait dari peralatannya. Dengan cepat, ia potong tali parasut cadangan yang kusut, lepas dari pesawat, dan buka parasut utama. Ia mendarat aman di ladang dekat Tooradin, hanya luka ringan. Pilot, yang kendali ekor terganggu, keluarkan mayday ke ATC dan daratkan pesawat di Moorabbin 20 menit kemudian, tanpa cedera penumpang lain.

Respons Pilot dan Penerjun: Parasut Penerjun Nyangkut di Ekor Pesawat

Pilot Cessna, berpengalaman 15 tahun, tunjukkan ketangguhan. Saat ekor terganggu, ia stabilkan pesawat dengan atur trim manual dan komunikasi ATC untuk prioritas darurat. “Kendali terbatas, tapi pesawat masih flyable,” katanya dalam rekaman kokpit. Penerjun, yang identitasnya dirahasiakan ATSB, selamat berkat pisau kait—alat opsional tapi krusial. Kepala Komisioner ATSB, Angus Mitchell, puji: “Membawa pisau kait, meski bukan regulasi, selamatkan nyawa saat parasut cadangan buka prematur.” Operator kamera, yang jatuh bebas, lompat sukses dengan parasut utama. Enam penerjun lain, yang lompat setelah insiden, mendarat aman. Tidak ada tuntutan hukum, tapi pesawat grounded untuk perbaikan ekor yang rusak parah.

Penyelidikan ATSB dan Faktor Penyebab

ATSB langsung buka penyelidikan kelas 2, libatkan rekaman video, data black box, dan wawancara saksi. Faktor utama: kegagalan mekanisme parasut cadangan, mungkin karena tali kusut saat keluar pesawat. Pesawat Cessna 208, dirancang untuk skydiving, punya pintu belakang lebar, tapi guncangan ekor ganggu stabilitas. Mitchell sebut ini “jarang tapi serius,” mirip insiden 2018 di AS di mana parasut tersangkut sayap. Regulasi Australia wajib parasut tandem punya cadangan, tapi pisau kait opsional—ATSB sarankan jadi standar. Penyelidikan selesai dalam 90 hari, fokus keselamatan operator skydiving komersial. Operator penerbangan di Victoria, yang libatkan 500 lompatan tahunan, sementara hentikan operasi.

Dampak pada Industri Skydiving dan Keselamatan

Insiden ini goyang komunitas skydiving Australia, di mana 30.000 lompatan aman tahunan. Operator nasional seperti Skydive Oz review protokol, tambah briefing soal pisau kait. Mitchell ingatkan: “Parasut cadangan bisa selamatkan, tapi siap mental krusial.” Di AS dan Eropa, serupa insiden jarang fatal berkat training, tapi Australia catat 10 insiden ekor tersangkut sejak 2010. Ini dorong regulasi baru: wajib alat potong tali di semua parasut tandem. Komunitas online ramai: video viral dapat 2 juta views, picu diskusi soal risiko olahraga ekstrem. Untungnya, tak ada cedera parah—penerjun dan pilot dapat medali “survivor” dari klub lokal.

Kesimpulan

Momen parasut nyangkut di ekor pesawat Cessna di Australia jadi cerita selamat ajaib yang tunjukkan keberanian manusia. Dari kronologi tegang hingga penyelidikan ATSB, insiden ini ingatkan protokol keselamatan krusial di skydiving. Pilot dan penerjun selamat berkat skill dan alat sederhana seperti pisau kait, tapi regulasi butuh update. Industri Australia lebih aman sekarang, dan cerita ini inspirasi: di ketinggian ribuan meter, ketenangan selamatkan nyawa. Semoga tak ada lagi momen seperti ini—lompat payung tetap adrenalin, tapi aman.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *