Surat Peringatan Anwar Usman Karena Jarang Ikut Rapat

surat-peringatan-anwar-usman-karena-jarang-ikut-rapat

Surat Peringatan Anwar Usman Karena Jarang Ikut Rapat. Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi mengeluarkan surat peringatan resmi kepada hakim konstitusi Anwar Usman pada akhir Desember 2025. Peringatan ini diberikan karena tingginya angka ketidakhadiran dalam sidang dan rapat permusyawaratan hakim sepanjang tahun tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pengawasan kode etik untuk menjaga integritas lembaga, disampaikan langsung dalam laporan kinerja tahunan. BERITA BASKET

Isi Surat Peringatan dan Alasan Dikeluarkan: Surat Peringatan Anwar Usman Karena Jarang Ikut Rapat

Surat bernomor 41/MKMK/12/2025 ini difokuskan pada pemantauan pelaksanaan kode etik, khususnya kewajiban kehadiran hakim dalam persidangan serta rapat permusyawaratan. Ketua Majelis Kehormatan I Dewa Gede Palguna menyatakan bahwa peringatan bersifat pengingat, bukan sanksi berat, untuk mendorong disiplin lebih baik. Peringatan ini dikeluarkan secara proaktif guna mempertahankan martabat lembaga di mata publik.

Rekapitulasi Kehadiran Anwar Usman: Surat Peringatan Anwar Usman Karena Jarang Ikut Rapat

Data sepanjang 2025 menunjukkan Anwar Usman memiliki absensi tertinggi di antara hakim lainnya. Dari 589 sidang pleno, ia hadir 508 kali dan absen 81 kali. Pada sidang panel sebanyak 160 kali, absen mencapai 32 kali. Sementara dalam rapat permusyawaratan hakim, ia hadir 100 kali dan absen 32 kali, dengan persentase kehadiran hanya 71 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding hakim lain, seperti Arief Hidayat yang absen 28 kali di pleno atau Enny Nurbaningsih dengan 9 kali absen.

Kegiatan Majelis Kehormatan Sepanjang Tahun

Sepanjang 2025, Majelis Kehormatan menggelar 16 rapat internal dan empat persidangan. Ada enam laporan masyarakat serta dua temuan dari media terkait dugaan pelanggaran etik, meski sebagian besar tidak diregistrasi karena tidak memenuhi syarat. Majelis juga memberikan rekomendasi perubahan aturan kode etik dan mekanisme pengawasan untuk penguatan di masa mendatang.

Kesimpulan

Surat peringatan ini menegaskan komitmen Majelis Kehormatan dalam menjaga disiplin hakim konstitusi, terutama soal kehadiran yang esensial bagi kelancaran tugas. Meski hanya berupa pengingat, langkah ini diharapkan meningkatkan dedikasi semua hakim di tahun baru. Pada akhirnya, upaya semacam ini penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap independensi dan integritas Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga konstitusi.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *